Jumat, 17 Januari 2014

Tulisan 2 Bulan 4

Sumber :

TELEMATIKA dalam BERBAGAI BIDANG

Jadi telematika itu sendiri dapat diartikan sebagai sistem jaringan komunikasi jarak jauh dengan teknologi informasi yang lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Salah satu contoh telematika yaitu internet.

Istilah telematika juga sering dipakai untuk beberapa macam bidang, seperti :
  1. Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
  2. Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
  3. Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).

Sebagai contoh ICT, dalam perusahaan skala besar seperti Indomie (perusahaan Mie Instan)  memanfaatkan website sebagai sarana untuk memberikan informasi secara transparan tentang perusahaannya dan  sebagai sarana untuk memperkenalkan produk serta memberikan informasi tentang event yang diselenggarakan oleh Indomie. Di samping itu dalam website tersebut, Indomie secara terbuka memberikan kesempatan bagi konsumennya untuk memberikan saran maupun kritik terhadap perusahaan maupu produk yang dihasilkan. Dalam industri skala menengah, contohnya seperti Maicih (perusahaan makanan ringan), dalam websitenya memberikan informasi yang terkait dengan industrinya termasuk publisitas yang diraihnya serta memberikan informasi tentang kegiatan yang dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Sedangkan dalam industri skala kecil, contohnya toko online yang saat ini marak di Indonesia. Para pemilik toko online berusaha menjamah konsumennya secara langsung melalui website, mulai dari website yang memiliki domain gratis hingga website dengan domain berbayar.



Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalu-lintas (road vehicles dan vehicle telematics). Seiring dengan semakin populernya Inter-Net sebagai “the network of the networks”, masyarakat penggunanya (internet global community) seakan-akan mendapati suatu dunia baru yang dinamakan cyberspace yang merupakan khayalan tentang adanya alam lain pada saat teknologi telekomunikasi dan informatika bertemu. Di “alam baru” ini - bagi kebanyakan netter - tidak ada hukum. Karena tidak adanya kedaulatan dalam jaringan komputer maha besar (gigantic network) ini, mereka beranggapan bahwa tidak ada satupun hukum suatu negara yang berlaku, karena hukum network tumbuh dari kalangan mayarakat global penggunanya. “Alam baru” ini seakan-akan menjadi suatu jawaban dari impian untuk melampiaskan kebebasan berkomunikasi (free flow of information) dan kebebasan mengemukakan pendapat (freedom of speech) tanpa mengindahkan lagi norma-norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.

Bidang yang terkait dengan telematika antara lain adalah :

1. E-Government
E-goverment merupakan pemanfaatan telematika dalam bidang pemerintahan. Dalam e-goverment telematika lebih kepada membantu dalam konteks pembangunan. Baik negara maju maupun berkembang. telematika digunakan dalam beberapa sektor seperti menurunkan biaya untuk mengakses informasi, berkomunikasi dan melaksanakan berbagai kegiatan transportasi.

Implementasi e-Government di Indonesia.
Negara Indonesia telah mengalami perubahan kehidupan berbangsa daan bernegara secara mendasar, dari rezim yang bersifat otoriter sampai terciptanya reformasi yang bersifat demokratis, dan penerapan otonomi daerah. Perubahan yang tengah terjadi ini menuntut terbentuknya pemerintahan yang bersih, transparan, dan mampu menjawab tuntutan masyarakat terhadap perubahan yang efektif. Dengan adanya e‑Government, teknologi informasi dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin penggunaannya dalam sistem manajemen maupun proses kerjanya. Berikut ini beberapa contoh penggunaan telematika berbasis e-Government di Indonesia :
  1. Penerapan Permohonan atau pembuatan Kartu Keluarga (berdasarkan provinsi) secara online.
  2. Akses soal - soal ujian, buku gratis, latihan – latihan soal yang dapat diakses dalam situs Departemen Pendidikan Nasional.
  3. Pembayaran pajak secara online melalui ATM, e-Banking, serta CMS (Cash Management Service).
  4. Pembayaran pajak kendaran bermotor secara online melalui e-Samsat.
  5. e-KTP, yaitu penerapan identitas berbasis elektronik secara nasional (1 orang = 1 NIK). 

2. E-Commerce
E-commerce mungkin sangat tak asing ditelinga, e-commers merupakan salah satu pemanfaatan telematika yang paling banyak digunakan, atau bisa disebut sedang hangat-hangat nya. E-commers merupakan bidang perdagangan/ penjualan , seperti jualan online, baik melalui blog, wensite pribadi ataupun melalui jejaring sosial, melalui twitter, facebook, dan lain-lain. Dengan e-commerce pembeli dan penjual tak harus bertemu face to face seperti penjual dan pembeli di pasar, misalnya, dengan begini jarak dan waktu tak lagi menjadi penghalan untuk melakukan suatu transaksi.

Salah satu contoh penerapan telematika dalam bidang e-commerce yaitu melakukan transaksi secara online. Berikut contoh lain penerapan telematika pada dunia perdagangan, penggunaan internet sebagai media informasi dan telekomunikasi sekarang kian pesat. Masyarakat tak merasa kesulitan lagi menggunakan internet untuk bertransaksi jual beli. Dengan adanya e-commerce sangat memudahkan konsumen atau penjual untuk melakukan transaksi meski tidak bertatap muka langsung. Hadirnya e-commerce secara tak langsung membawa kita ke peradaban modern.

3. E-Learning
E-learning merupakan singkatan dari Elektronic Learning, merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. E-learning dalam arti luas bisa mencakup pembelajaran yang dilakukan di media elektronik (internet) baik secara formal maupun informal. E-learning secara formal misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-learning dan pembelajar sendiri).

Contoh bidang E-learning pada telematika yaitu perpustakaan e-learning untuk mengumpulkan buku-buku ada beberapa kampus yang membuat perpustakaan elektronik yang dapat di akses di intenet. Perpustakaan yang biasanya arsip-arsip buku dengan di Bantu dengan teknologi informasi dan internet dapat dengan mudah mengubah konsep perpustakaan yang pasif menjadi agresif dalam berinteraksi dengan penggunanya. Homepage dari The Library of Congress merupakan salah satu perpustakaan yang terbesar di dunia. Saat ini sebagian informasi yang ada di perpustakaan itu dapat di akses melalui internet.

Contoh lain dalam bidang telematika : 
Sebagai contoh ICT, dalam perusahaan skala besar seperti Indomie (perusahaan Mie Instan)  memanfaatkan website sebagai sarana untuk memberikan informasi secara transparan tentang perusahaannya dan  sebagai sarana untuk memperkenalkan produk serta memberikan informasi tentang event yang diselenggarakan oleh Indomie. Di samping itu dalam website tersebut, Indomie secara terbuka memberikan kesempatan bagi konsumennya untuk memberikan saran maupun kritik terhadap perusahaan maupu produk yang dihasilkan. Dalam industri skala menengah, contohnya seperti Maicih (perusahaan makanan ringan), dalam websitenya memberikan informasi yang terkait dengan industrinya termasuk publisitas yang diraihnya serta memberikan informasi tentang kegiatan yang dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Sedangkan dalam industri skala kecil, contohnya toko online yang saat ini marak di Indonesia. Para pemilik toko online berusaha menjamah konsumennya secara langsung melalui website, mulai dari website yang memiliki domain gratis hingga website dengan domain berbayar.

Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalu-lintas (road vehicles dan vehicle telematics). Seiring dengan semakin populernya Inter-Net sebagai “the network of the networks”, masyarakat penggunanya (internet global community) seakan-akan mendapati suatu dunia baru yang dinamakan cyberspace yang merupakan khayalan tentang adanya alam lain pada saat teknologi telekomunikasi dan informatika bertemu. Di “alam baru” ini - bagi kebanyakan netter - tidak ada hukum. Karena tidak adanya kedaulatan dalam jaringan komputer maha besar (gigantic network) ini, mereka beranggapan bahwa tidak ada satupun hukum suatu negara yang berlaku, karena hukum network tumbuh dari kalangan mayarakat global penggunanya. “Alam baru”ini seakan-akan menjadi suatu jawaban dari impian untuk melampiaskan kebebasan berkomunikasi (free flow of information) dan kebebasan mengemukakan pendapat (freedom of speech) tanpa mengindahkan lagi norma-norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar